- Selasa, 16 Desember 2025 05:39 WIB
- waktu baca 2 menit

Ada sekitar 500 puskesmas dari total 1.000 puskesmas di wilayah terdampak bencana yang tidak beroperasi setelah adanya banjir bandang dan longsor
Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sejumlah rumah sakit dan puskesmas di daerah-daerah terdampak banjir bandang dan longsor di Sumatera secara bertahap mulai beroperasi.
“Ada 41 (rumah sakit) yang tidak beroperasi pada saat 26 November, sekarang (15/12), alhamdulilah 100 persen sudah mulai beroperasi, walaupun bertahap, Pak. Baru IGD (instalasi gawat darurat) dulu, ruang operasinya dulu. Yang terakhir, Rumah Sakit Tanjung Pura, Langkat, yang Bapak (sempat) datang. Kemarin banjir, hari ini Bapak bisa telepon bupatinya, ini sudah beroperasi, Pak. Sudah bersih (dari lumpur dan material bawaan banjir, red.),” kata Menkes Budi Gunadi kepada Presiden Prabowo saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12), sebagaimana dikutip dari siaran resmi Sekretariat Presiden, Selasa.
Kemudian, Menkes lanjut melaporkan, ada sekitar 500 puskesmas dari total 1.000 puskesmas di wilayah terdampak bencana yang tidak beroperasi setelah adanya banjir bandang dan longsor pada 25 November 2025.
“(Sekarang, red.) 414 sudah beroperasi. Masih ada yang tidak beroperasi sekitar 50-an. Ada yang (bangunannya, red.) hanyut, ada yang hilang, dan lain sebagainya,” ujar Budi Gunadi.


